Logo APN BY FOS | Panduan Pengguna
Login

Panduan Pengguna

FOS — Flow Operating System · Panduan Lengkap Penggunaan Sistem

Panduan Publik — Semua Fitur FOS v1.0

1. Pendahuluan

FOS (Flow Operating System) adalah sistem manajemen proyek berbasis web yang dirancang untuk membantu organisasi memantau progres pekerjaan, mengelola anggaran, dan meningkatkan produktivitas tim secara real-time.

Fitur Utama

  • ✓ Manajemen Project & Task bertingkat
  • ✓ Laporan harian dengan mention tim
  • ✓ Monitoring anggaran & proposal perubahan
  • ✓ KPI & Performance tracking otomatis
  • ✓ Follow-up tim via WhatsApp
  • ✓ Sinkronisasi data dari Mekari Talenta

Struktur Role

  • L1 — Direksi: Akses penuh semua fitur
  • L2 — Unit Manager: Kelola unit & karyawan
  • L3 — Project Manager: Kelola project & task
  • L4 — Worker: Update task & laporan harian

Panduan ini menampilkan semua fitur sistem. Setelah login, tampilan akan disesuaikan dengan role Anda.

2. Login & Autentikasi

Sistem menggunakan dua metode login: OTP via WhatsApp atau PIN 6 digit.

Login dengan OTP (Pertama Kali / Lupa PIN)

  1. 1 Buka halaman sistem dan pilih "Login dengan OTP"
  2. 2 Masukkan nomor WhatsApp terdaftar (format: 081xxxxxxx)
  3. 3 Klik "Kirim OTP" — kode 6 digit akan dikirim ke WhatsApp Anda
  4. 4 Masukkan kode OTP pada halaman verifikasi, klik "Verifikasi"
  5. 5 Jika pertama kali, Anda diminta membuat PIN baru (6 digit angka)
  6. 6 Masukkan PIN baru dan konfirmasi → klik "Simpan PIN"

Login dengan PIN (Login Berikutnya)

  1. 1 Pilih "Login dengan PIN"
  2. 2 Masukkan nomor WhatsApp dan PIN 6 digit Anda
  3. 3 Klik "Login"

PIN Default

PIN default adalah 6 digit terakhir nomor HP Anda. Contoh: HP 081234567890 → PIN awal: 567890

Akun Terkunci

Setelah 5 kali PIN salah, akun terkunci sementara. Gunakan OTP untuk login kembali.

3. Dashboard

Dashboard adalah halaman utama yang tampil setelah login. Isinya disesuaikan dengan role Anda.

L1 — Direksi

Ringkasan total: semua unit, project aktif, task overdue, cuti pending

Daftar task overdue: seluruh organisasi

Persetujuan cuti: tombol Setujui/Tolak langsung dari dashboard

Aktivitas terbaru seluruh tim

L2 — Unit Manager

Ringkasan unit: project, task, dan karyawan di unit Anda

Persetujuan cuti karyawan unit Anda

Task overdue di unit Anda

L3 — Project Manager

Ringkasan project yang Anda kelola

Task terbaru dan status progres

Task overdue dalam project Anda

L4 — Worker

Task & Subtask yang ditugaskan kepada Anda

Slider progress langsung dari dashboard (klik & geser 0–100%)

Status badge: Pending, In Progress, Review, Completed

Tips: Anda bisa update progress task langsung dari Dashboard tanpa harus masuk ke halaman Tasks.

4. Projects

L1, L2, L3

Membuat Project Baru (L1 & L3)

  1. 1 Klik tombol "+ Buat Project" di pojok kanan atas
  2. 2 Isi form: Nama Project (wajib), Unit, Status, Priority, Tanggal Mulai & Selesai
  3. 3 Pilih Project Manager yang akan bertanggung jawab
  4. 4 Tambahkan deskripsi jika diperlukan
  5. 5 Klik "Simpan"

Detail Project & Anggaran

  1. 1 Klik nama project untuk membuka halaman detail
  2. 2 Tab "Budget": tambah/edit pos anggaran (nama, jumlah Rp, kategori)
  3. 3 Tab "Tasks": lihat semua task dalam project
  4. 4 Tab "Notes": komentar dan laporan terkait project
  5. 5 Tab "Dokumen": upload file lampiran project

Indikator Kesehatan Project

Setiap project memiliki indikator warna berdasarkan perbandingan waktu terpakai vs progres pekerjaan:

On Track

Progres ≥ Waktu

Warning

Mendekati batas

Behind

Tertinggal jauh

Status Project

Status Warna Keterangan
planning Abu-abu Tahap perencanaan, belum dimulai
active Biru Sedang berjalan aktif
on_hold Oranye Ditunda sementara
completed Hijau Selesai
cancelled Merah Dibatalkan

5. Tasks & Subtask

Membuat Task Baru (L1 & L3)

  1. 1 Klik tombol "+ Task" di halaman Tasks
  2. 2 Pilih Project dan Unit terkait
  3. 3 Isi Nama Task, Status, Priority, Tanggal Mulai & Selesai
  4. 4 Pilih Assigned To (karyawan yang bertanggung jawab)
  5. 5 Isi anggaran awal jika ada, lalu klik "Simpan"

Update Progress Task (Semua Role)

  1. 1 Klik nama task untuk membuka detail
  2. 2 Geser slider progress (0–100%, step 5%) sesuai kondisi aktual
  3. 3 Atau ubah langsung di Dashboard
  4. 4 Progress task otomatis mempengaruhi progress project secara keseluruhan

Menambah Subtask

  1. 1 Buka detail task, scroll ke bagian "Subtask"
  2. 2 Klik "+ Subtask"
  3. 3 Isi nama, assignee, tanggal, dan priority
  4. 4 Subtask memiliki progress sendiri yang terhitung ke progress task induk

Proposal Perubahan Anggaran (L1 & L3)

  1. 1 Buka detail task → klik "+ Anggaran"
  2. 2 Pilih tipe: Tambah atau Kurangi
  3. 3 Isi jumlah selisih (Rp), kategori, deskripsi, dan lampiran bukti
  4. 4 Klik "Ajukan" → status jadi Pending
  5. 5 L1 akan mereview: Approved atau Rejected

Status Task / Subtask

Status Warna Keterangan
pending Abu-abu Belum dikerjakan
in_progress Biru Sedang dikerjakan
review Kuning Menunggu review PM
completed Hijau Selesai & diverifikasi

Priority Badge

Low Medium High Critical

6. Laporan Harian

Laporan harian adalah kewajiban setiap karyawan untuk melaporkan progres pekerjaan setiap hari. Sistem akan mengirim pengingat WhatsApp jika laporan belum disubmit.

Cara Submit Laporan Harian

  1. 1 Buka menu Laporan
  2. 2 Pilih Tipe: Task atau Subtask
  3. 3 Pilih task/subtask yang ingin dilaporkan dari dropdown
  4. 4 Pilih Status: On Progress / Kendala Ringan / Kendala Berat
  5. 5 Pilih Perubahan jika ada: Tidak Ada / Perubahan Harga / Perubahan Spek / Lainnya
  6. 6 Isi Catatan (opsional jika On Progress & Tidak Ada perubahan)
  7. 7 Gunakan @nama untuk mention rekan tim dalam catatan
  8. 8 Lampirkan file jika diperlukan (jpg, pdf, doc, xlsx, dll)
  9. 9 Klik "Submit Laporan"
On Progress

Pekerjaan berjalan normal sesuai rencana

Kendala Ringan

Ada hambatan kecil, masih bisa diselesaikan

Kendala Berat

Hambatan serius, perlu eskalasi ke atasan

Membalas Laporan (Reply)

  1. 1 Klik tombol "Balas" di bawah laporan yang ingin dibalas
  2. 2 Tulis balasan (bisa menggunakan @ mention)
  3. 3 Lampirkan file jika perlu
  4. 4 Klik "Balas" untuk kirim

Tab Tim (L1–L3)

Gunakan tab "Tim" untuk melihat laporan seluruh anggota. Filter berdasarkan Project, Task, atau Tipe untuk mempermudah monitoring.

Indikator "Sudah" (hijau) di pojok kanan atas form berarti Anda sudah submit laporan hari ini. Jika masih "Belum" (merah), segera submit sebelum batas waktu.

7. Performance

Halaman Performance menampilkan metrik kinerja yang dihitung otomatis oleh sistem berdasarkan data task dan laporan Anda.

%

Completion Rate

Task selesai / total task

%

On-Time Rate

Selesai tepat waktu

%

Report Compliance

Kepatuhan laporan harian

Quality Score

Rata-rata rating (1–5)

Skala Nilai (Grade)

A

≥ 90%

Excellent

B

75–89%

Good

C

60–74%

Fair

D

40–59%

Below Avg

F

< 40%

Poor

Untuk meningkatkan performance: selesaikan task tepat waktu, submit laporan harian setiap hari, dan jaga kualitas pekerjaan agar mendapat rating tinggi dari PM.

8. KPI

KPI (Key Performance Indicator) adalah penilaian kinerja terbobot yang menggabungkan beberapa parameter secara otomatis. Skor dihitung dari data nyata — task, laporan harian, dan ketepatan waktu — tanpa input manual.

Struktur KPI

1

Parameter Sistem (6 parameter dasar)

Data mentah yang diambil otomatis dari aktivitas karyawan

2

KPI Value (nilai terbobot)

Gabungan beberapa parameter dengan bobot masing-masing. Contoh: "Produktivitas" = 60% Completion Rate + 40% On-Time Rate

3

Skor Total KPI

Rata-rata terbobot dari semua KPI Value → menghasilkan Grade A–F

6 Parameter Sistem (dihitung otomatis)

Completion Rate

Persentase task yang berhasil diselesaikan dari total task yang ditugaskan

Task selesai / total task

On-Time Rate

Persentase task yang selesai sebelum atau tepat pada tanggal deadline

Selesai tepat waktu

Report Compliance

Kepatuhan mengisi laporan harian — berapa hari laporan disubmit vs hari kerja aktif

Laporan ÷ hari kerja

Quality Score

Rata-rata rating bintang (1–5) dari PM, dinormalisasi ke 0–100%

(avg rating / 5) × 100

Overdue Ratio

Kebalikan dari rasio task overdue — semakin sedikit task terlambat, semakin tinggi skornya

100% − rasio overdue

Responsiveness

Seberapa cepat karyawan mulai melaporkan setelah task diberikan — makin cepat laporan pertama, makin tinggi skor

Kecepatan laporan pertama

Cara Membaca Halaman KPI

  1. 1 Buka menu KPI di sidebar
  2. 2 Bagian "Skor KPI Saya" menampilkan grade dan total skor Anda
  3. 3 Progress bar berwarna: hijau ≥75% · kuning ≥60% · oranye ≥40% · merah <40%
  4. 4 Di bawahnya tampil daftar KPI Value masing-masing beserta bobotnya dan skor per parameter
  5. 5 Klik atau scroll untuk melihat breakdown parameter di dalam setiap KPI Value

Contoh Perhitungan

KPI Value "Produktivitas" (bobot 50%) = Completion Rate 80% × 60% + On-Time Rate 70% × 40% = 76%

KPI Value "Disiplin" (bobot 30%) = Report Compliance 90% × 70% + Responsiveness 85% × 30% = 88.5%

KPI Value "Kualitas" (bobot 20%) = Quality Score 75% = 75%

Total KPI = (76 × 50 + 88.5 × 30 + 75 × 20) ÷ 100 = 80.05% → Grade B

Grade KPI

A

≥ 90%

Excellent

B

75–89%

Good

C

60–74%

Fair

D

40–59%

Below Avg

F

< 40%

Poor

KPI Tim (L1, L2, L3)

Di bawah skor KPI Anda, terdapat daftar KPI Tim yang menampilkan seluruh anggota yang berada di bawah tanggung jawab Anda beserta skor dan grade masing-masing.

  1. 1 Scroll ke bawah halaman KPI → bagian "KPI Tim"
  2. 2 Tampil daftar karyawan dengan nama, posisi, skor (%), dan grade
  3. 3 Klik baris karyawan mana pun untuk membuka modal detail
  4. 4 Modal menampilkan breakdown lengkap per KPI Value dan per parameter untuk karyawan tersebut
  5. 5 Gunakan informasi ini untuk coaching dan evaluasi anggota tim

KPI belum dikonfigurasi? Jika muncul pesan "KPI belum dikonfigurasi oleh admin", artinya admin sistem belum mengatur KPI Value dan bobotnya. Hubungi admin (L1) untuk mengaktifkan fitur ini.

Konfigurasi KPI dilakukan di menu Admin WordPress → pengaturan KPI, bukan di halaman ini.

Tips Meningkatkan Skor KPI

Completion Rate & On-Time Rate

Selesaikan task sebelum deadline. Update progress secara rutin agar PM bisa memantau dan membantu jika ada hambatan.

Report Compliance

Submit laporan harian setiap hari meskipun tidak ada perubahan besar. Konsistensi laporan sangat berpengaruh pada skor ini.

Quality Score

Tingkatkan kualitas hasil pekerjaan. Rating diberikan oleh PM di Tracker → Rating View. Diskusikan ekspektasi kualitas bersama PM.

Responsiveness

Segera buat laporan pertama setelah task baru diberikan, meskipun progresnya masih 0%. Ini menunjukkan Anda aktif memantau tugas.

9. Tracker

L1, L2, L3

Tracker menyediakan 4 tampilan visual untuk memantau pekerjaan tim secara menyeluruh.

Board View

Tampilan kanban dengan kolom berdasarkan Status (Pending / In Progress / Review / Completed) atau Indikator (On Track / Warning / Behind).

Cocok untuk: melihat distribusi task secara cepat

Rating View

Tabel task dengan kolom rating bintang (1–5) berdasarkan progres dan ketepatan waktu.

Cocok untuk: evaluasi kualitas pekerjaan tim

Calendar View

Tampilan kalender bulan. Task muncul pada tanggal deadline-nya. Navigasi dengan tombol bulan sebelumnya/berikutnya.

Cocok untuk: perencanaan dan melihat deadline

Follow Up View

Daftar karyawan yang perlu di-follow up (task overdue, belum dikerjakan, laporan terlambat). Kirim pesan WhatsApp langsung dari sini.

Cocok untuk: tindakan cepat kepada anggota tim

Cara Kirim Follow Up

  1. 1 Buka Tracker → tab Follow Up
  2. 2 Sistem menampilkan karyawan yang perlu ditindaklanjuti beserta alasannya
  3. 3 Centang karyawan yang ingin di-follow up (atau klik "Pilih Semua")
  4. 4 Tulis pesan tambahan opsional di kolom pesan
  5. 5 Klik "Kirim Follow Up" → pesan terkirim via WhatsApp

Rating Bintang (Rating View)

⭐⭐⭐⭐⭐ = Selesai 100% & tepat waktu

⭐⭐⭐⭐ = Selesai 100% (terlambat) atau progres ≥75%

⭐⭐⭐ = Progres ≥50%

⭐⭐ = Progres ≥25%

⭐ = Progres <25%

10. Karyawan & Unit

L1, L2

Data karyawan dan unit disinkronisasi otomatis dari Mekari Talenta setiap jam. Pengeditan data profil tidak dapat dilakukan di sini.

Yang Bisa Diubah di Sistem

Role Level karyawan (L1–L4) — diatur di halaman Talenta Map (L1 only)

Unit Assignment — override manual jika diperlukan (unit tidak mengikuti Talenta)

PIN karyawan — bisa diubah oleh karyawan sendiri di halaman Profil

Mengubah Unit Karyawan (Override Manual)

  1. 1 Buka halaman Employees
  2. 2 Klik tombol detail (ikon) pada karyawan yang ingin diubah
  3. 3 Ubah Unit pada modal detail
  4. 4 Klik "Simpan Unit"
  5. 5 Catatan: Karyawan dengan override manual tidak akan diupdate oleh sync Talenta otomatis
  6. 6 Klik "Reset ke Talenta" jika ingin mengembalikan ke data Talenta

Badge "Cuti"

Karyawan yang sedang mengambil cuti ditandai badge oranye "Cuti". Sistem tidak akan mengirim notifikasi reminder ke karyawan ini.

Badge "Idle"

Karyawan tidak memiliki task aktif saat ini. Pertimbangkan untuk menugaskan task baru.

11. Profil & Keamanan PIN

Halaman Profil menampilkan data diri Anda (read-only dari Talenta) dan menu untuk mengganti PIN.

Cara Mengganti PIN

  1. 1 Buka menu Profil (ikon user di navbar atas)
  2. 2 Scroll ke bagian "Ganti PIN"
  3. 3 Isi PIN Lama (jika sudah pernah set PIN)
  4. 4 Isi PIN Baru (6 digit angka)
  5. 5 Isi Konfirmasi PIN Baru (harus sama)
  6. 6 Klik "Ubah PIN"

Tips Keamanan

Ganti PIN secara berkala. Jangan gunakan tanggal lahir atau angka berurutan (123456) sebagai PIN.

Data dari Talenta

Nama, email, nomor HP, posisi, dan alamat diambil dari Mekari Talenta. Perubahan dilakukan di sistem Talenta, bukan di sini.

12. Referensi Status & Badge

Status Task / Subtask

Pending In Progress Review Completed Cancelled

Status Project

Planning Active On Hold Completed Cancelled

Status Laporan Harian

On Progress Kendala Ringan Kendala Berat

Indikator Kesehatan Task

On Track Warning Behind

Priority

Low Medium High Critical

Grade Performance / KPI

A ≥90% B 75–89% C 60–74% D 40–59% F <40%

FOS — Flow Operating System v1.0

Panduan ini dibuat otomatis berdasarkan sistem. Untuk pertanyaan lebih lanjut, hubungi administrator.

Panduan Setup Sistem

Ikuti urutan langkah di bawah untuk mengaktifkan seluruh fitur sistem dengan benar. Setup dilakukan sekali oleh Administrator (L1) melalui WordPress Admin dan halaman Talenta Map.

Checklist Urutan Setup

1

Branding

Nama & logo aplikasi

2

WhatsApp

Starsender gateway

3

Talenta

Sync karyawan & unit

4

Role Level

Assign L1–L4

5

Auth

OTP & PIN settings

6

Notifikasi

Reminder & deadline

7

KPI Values

Bobot & parameter

8

Project

Project pertama

Urutan penting: Step 2 (WhatsApp) harus selesai sebelum karyawan pertama login karena OTP dikirim via WhatsApp. Step 3 (Talenta) harus selesai sebelum Step 4 (Role Assignment).

1

Branding — Nama & Logo Aplikasi

WP Admin

Atur identitas aplikasi yang tampil di semua halaman sistem.

  1. 1 Login ke WordPress AdminProject Manager → Settings
  2. 2 Isi kolom App Name (contoh: "FOS" atau nama sesuai branding perusahaan)
  3. 3 Upload App Logo — format PNG/JPG, ukuran ideal 200×200px, background transparan
  4. 4 Klik Save Changes
Best Practice: Gunakan logo persegi (1:1) dengan minimum resolusi 128×128px agar tampil tajam di semua ukuran layar dan perangkat mobile.
2

WhatsApp Gateway — Starsender

Wajib sebelum login pertama

Sistem menggunakan Starsender sebagai gateway WhatsApp untuk mengirim OTP login, reminder laporan harian, dan notifikasi deadline.

  1. 1 Daftar akun di Starsender dan aktifkan layanan
  2. 2 Hubungkan perangkat WhatsApp (scan QR) di dashboard Starsender
  3. 3 Salin API Key dan Device ID dari halaman API Starsender
  4. 4 Masukkan ke WP Admin → Settings → API Credentials:
    • Starsender API Key
    • Starsender Device ID
  5. 5 Klik Save Changes
  6. 6 Test: coba login dengan OTP untuk memastikan WhatsApp terkirim

Nomor WhatsApp Gateway

Gunakan nomor WhatsApp khusus/dedicated (bukan nomor pribadi) agar notifikasi tidak mengganggu chat pribadi dan tidak berisiko terblokir.

Jika WhatsApp tidak terkirim

Pastikan perangkat WhatsApp gateway tetap aktif dan terhubung internet. Device yang tidak aktif >24 jam bisa disconnect dari Starsender.

3

Integrasi Mekari Talenta

WP Admin + Talenta Map

Data karyawan, unit (branch), dan cuti disinkronisasi otomatis dari Mekari Talenta. Setup dilakukan dalam dua tahap.

Tahap A — Input Kredensial

  1. 1 Di Mekari Console, buat OAuth2 App dan salin Client ID & Client Secret
  2. 2 Masukkan ke WP Admin → Settings → Mekari Talenta
  3. 3 Base URL biarkan default: https://api.mekari.com
  4. 4 Klik Save Changes

Tahap B — Jalankan Sync Pertama

  1. 1 Buka Dashboard → Talenta Map (L1 only)
  2. 2 Klik tombol "Sinkronisasi Sekarang"
  3. 3 Tunggu proses sync selesai — progres ditampilkan real-time
  4. 4 Verifikasi: jumlah Units harus sesuai dengan jumlah branch di Talenta
  5. 5 Verifikasi: jumlah Karyawan harus sesuai dengan data aktif di Talenta
  6. 6 Setelah ini, sync otomatis berjalan setiap jam via cron

Catatan Penting

• Karyawan HQ (branch_id = 0 di Talenta) otomatis masuk ke unit induk perusahaan

• Karyawan dengan unit salah bisa di-override manual di halaman Employees → tanpa dipengaruhi sync berikutnya

• Data cuti hanya menarik 1 bulan ke belakang — historis lebih lama tidak akan muncul

4

Assign Role Level Karyawan

Talenta Map

Setelah sync Talenta selesai, semua karyawan masuk sebagai L4 (Worker) secara default. Anda perlu men-assign role yang tepat sesuai jabatan.

  1. 1 Buka Dashboard → Talenta Map
  2. 2 Cari karyawan yang ingin diubah role-nya (gunakan filter atau scroll)
  3. 3 Klik tombol Edit Role di baris karyawan
  4. 4 Pilih level yang sesuai: L1, L2, L3, atau L4
  5. 5 Klik Simpan
Level Role Rekomendasi Jumlah Akses
L1 Direksi 1–2 orang Penuh — semua fitur
L2 Unit Manager 1 per unit Unit, karyawan, KPI tim
L3 Project Manager Sesuai kebutuhan Project, task, tracker, KPI tim
L4 Worker Semua karyawan lainnya Task pribadi & laporan
Best Practice: Batasi L1 maksimal 2 orang. Terlalu banyak L1 membuat persetujuan dan oversight tidak terkontrol. L2 sebaiknya satu per unit agar tanggung jawab jelas.
5

Pengaturan Auth — OTP & PIN

WP Admin → Settings

Atur parameter keamanan login. Buka WP Admin → Settings → Auth Settings.

Setting Default Rekomendasi Keterangan
OTP Expiry 5 menit 5 menit Kode OTP kadaluarsa dalam N menit
Max PIN Attempts 5 kali 5 kali Salah PIN berturut-turut → akun terkunci
PIN Lock Duration 30 menit 30 menit Durasi kunci akun setelah max salah PIN
Best Practice: Default value sudah optimal untuk kebanyakan kasus. Jangan set OTP Expiry terlalu pendek (<3 menit) karena delay WhatsApp gateway bisa menyebabkan kode selalu kadaluarsa sebelum dibaca.
6

Pengaturan Notifikasi WhatsApp

WP Admin → Settings

Sistem mengirim dua jenis notifikasi otomatis via WhatsApp. Atur jadwalnya di WP Admin → Settings → Notification Settings.

Daily Reminder Time

Jam berapa sistem mengirim reminder laporan harian ke karyawan yang belum submit

Rekomendasi: 08:00

Kirim di awal jam kerja agar karyawan punya waktu untuk submit sebelum siang

Deadline Alert (days before)

Berapa hari sebelum deadline sistem mengirim peringatan ke karyawan yang progress <80%

Rekomendasi: 1–2 hari

1 hari = hanya hari H. 2 hari = memberi waktu persiapan lebih

Catatan: Notifikasi hanya dikirim kepada karyawan yang tidak sedang cuti dan memiliki task aktif. Cron berjalan setiap jam dan hanya akan mengirim pada jam yang dikonfigurasi.
7

Konfigurasi KPI Values

WP Admin → KPI Values

KPI Values menentukan bagaimana skor KPI karyawan dihitung. Buka WP Admin → Project Manager → KPI Values.

  1. 1 Klik "Add Value" untuk menambah KPI Value baru
  2. 2 Isi Nama Value (contoh: "Produktivitas", "Disiplin", "Kualitas")
  3. 3 Isi Bobot (%) — total semua value harus = 100%
  4. 4 Tambahkan parameter sistem yang menjadi komponen value ini
  5. 5 Set bobot per parameter (total bobot parameter dalam satu value bebas, sistem akan normalisasi)
  6. 6 Ulangi untuk setiap KPI Value (maksimal 6)
  7. 7 Klik Simpan KPI Values

Contoh Konfigurasi Starter (3 Value)

KPI Value Bobot Parameter yang Digunakan
Produktivitas 50% Completion Rate (60%) + On-Time Rate (40%)
Disiplin 30% Report Compliance (70%) + Responsiveness (30%)
Kualitas 20% Quality Score (60%) + Overdue Ratio (40%)
Best Practice: Konfigurasikan KPI sebelum project pertama dibuat agar data dari hari pertama sudah ter-capture. Perubahan konfigurasi KPI di tengah jalan akan mempengaruhi skor retroaktif karena dihitung dari data aktual yang ada.
8

Buat Project Pertama

Dashboard → Projects

Setelah semua konfigurasi selesai, saatnya membuat project pertama dan mulai menggunakan sistem secara aktif.

  1. 1 Pastikan semua karyawan yang akan terlibat sudah ter-assign role yang benar
  2. 2 Buka Dashboard → Projects → klik "+ Buat Project"
  3. 3 Isi: Nama Project, Unit, Status (Planning), Priority, dan tanggal mulai/selesai
  4. 4 Pilih Project Manager (L3) yang akan mengelola project
  5. 5 Simpan, lalu buka detail project → buat task-task awal
  6. 6 Assign setiap task ke karyawan (L4) dengan deadline yang realistis
  7. 7 Informasikan ke karyawan untuk login, set PIN, dan mulai submit laporan harian

Onboarding Karyawan

Bagikan link panduan publik (/dashboard/manual) ke semua karyawan sebelum mereka login pertama kali.

PIN Default

Ingatkan karyawan bahwa PIN default adalah 6 digit terakhir nomor HP mereka. Minta ganti PIN setelah login pertama.

Setup selesai!

Setelah 8 langkah di atas selesai, sistem siap digunakan penuh. Pindah ke tab Panduan Pengguna untuk mempelajari cara mengoperasikan fitur-fitur sistem.